Fisheries Development,Freshwater Fish,Seawater Fish, Selling Vaccines Fish

Wednesday, March 19, 2014

Rahasia Budidaya Lele-Pembenihan (lanjutan)

Seperti yang saya janjikan pada artikel sebelumnya tentang Rahasia Budidaya Lele-Pembenihan, kali ini saya akan memaparkan lebih lanjut tentang pembenihan lele.
Pembenihan lele mempunyai tujuan untuk menyiapkan lele yang unggul. Unggul yang dimaksudkan disini sama seperti pembudidaya lele harapkan adalah cepat besar, tahan penyakit. Sehingga dalam waktu yang singkat didapatkan benih untuk pendederan dengan kematian yang minimal.
Untuk mendapatkan benih yang unggul kita harus memiliki induk yang unggul pula, jelas keturunannya (genetikanya) dari indukan lele yang telah lolos uji sertifikasi pemerintah (Cara Pembenihan Ikan yang Baik, CPIB). Bila kita telah mempunyai induk yang unggul, maka persyaratan unggul yang kedua adalah kualitas air yang unggul pula, kualitas air tersebut meliputi kadar oksigen, kadar amoniak, kadar CO2, kecerahan air.Pada pembenihan lele, yang perlu diperhatikan khusus adalah kadar amoniak karena kebanyakan pembudidaya benih lele, menggunakan pakan buatan, sedangkan banyak yang tidak termakan dan akhirnya mengendap dan meningkatkan kadar amoniak beracun yang berbahaya bagi benih lele.
Persyaratan unggul yang ketiga adalah pakan. karena makananlah yang membuat ikan tumbuh dan berkembang. Akan tetapi, pakan yang tak termakan ini justru akan menjadi racun yang dihindari dalam kolam budidaya. Karena itulah, seperti yang saya singgung dalam artikel Rahasia Budidaya Lele-Pembenihan sebelumnya, saya menyarankan penggunaan pakan alami bukan pakan buatan. beberapa keunggulannya yaitu secara bau, warna, rasa dan geraknya pakan alami merupakan perangsang alami nafsu makan dari benih lele, bila kita mengesampingkan nafsu makan karena pada dasarnya lele ikan yang rakus, maka pakan yang tidak termakan ini tetap hidup bahkan mendaur ulang feces / kotoran dari lele, sehingga kualitas air di dalam kolam pemeliharaan terjaga. Lele mempunyai kantong telur cadangan makanan yang habis 1-3 hari (bahkan benih lele umur 4 hari pun laku), mulai hari 3-4 benih lele bisa diberi pakan. Syarat unggul yang keempat adalah sortir, hal ini dilakukan agar terjadi keseragaman dalam ukuran sehingga aksi kanibalisme dapat dikurangi, biasanya sortir dilakukan pada waktu 3 minggu (ukuran 2-3 cm), dan 6 minggu (ukuran 3-4 cm, siap didederkan). Jadi pakan alami apa sajakah yang bisa digunakan? akan saya sampaikan pada artikel berikutnya

Read More..

Tuesday, March 11, 2014

Rahasia Budidaya Lele-Pembenihan

Sampai dengan sekarang ini, budidaya lele merupakan salah satu usaha yang digandrungi oleh para pembudidaya di Indonesia, khususnya Jawa dan Sumatra. Mengapa demikian ? Ikan lele merupakan salah satu menu wajib yang disuguhkan pada warung-warung Padang, warung-warung Lamongan, warung-warung Tegal, serta warung-warung lain yang bertebaran di kota-kota besar. 
Sehingga ketersediaannya akan selalu dibutuhkan tiap hari, ingat tiap hari Jakarta saja membutuhkan 80 ton (sumber), Yogyakarta butuh 12 Ton (sumber), Semarang 4-5 ton (sumber), Banda Aceh 1 ton perhaari (sumber). Sedangkan lele dari pemijahan sampai dengan ukuran panen memerlukan waktu 4-6 bulan. Semakin banyak mulut, maka akan semakin banyak kebutuhan makan. Sehingga bisa anda bayangkan bagaimana prospek budidaya lele ini.
Tiga Fase Budidaya Ikan lele ini ada 3 yaitu Pembenihan, Pendederan, Pembesaran.
Pada Artikel saya saat ini maka yang pertama kali saya bahas adalah Pemijahan.
Pemijahan ikan lele meliputi pemijahan alami, pemijahan semi buatan, dan pemijahan buatan.
Rahasia untuk pembenihan Ikan Lele adalah Ketersediaan Pakan Alaminya.

Read More..

Monday, March 10, 2014

Morfologi Silk Worm (Tubifex Sp)

silk worms or tubifex in taxonomy classified as nematodes. called as the silk worms because these worms have a body that is soft and very soft just like silk. silk worms, hair worms or blood worms are small-sized worms with long reddish colored hair 1-3 cm, with a maroon body with segments. These worms live in colonies forming clear waters rich in organic matter.
This worm is one of the benthos that live at the bottom of freshwater tropical and sub-tropical regions. bottom waters are favored as his place was muddy and contain organic material, which has as its main food decomposes and settles in the bottom waters.
Tubifex worms are small, sleek, rounded and consists of 30-60 segments. The worm's body is composed of two layers of longitudinal and circular muscles throughout the body. This species has a small gap digestive tract began mouth to the anus. in the substrate, its tail on the surface of the water and serves as a breathing apparatus that diffuses directly with air.
Each body part stocky abdomen and back and a forked end without hair. erythrocrourin containing blood pigment, one of the red blood pigment. The main food algae, diatoms and detritus from a wide variety of animals and plants a low level.
Oligochaeta tubifex worms have engaged with peristaltic contractions. Circular muscle contraction and elongation of the body segments is the most important thing in slow in movement and always generates pressure of body fluids. longitudinal muscle contraction is very important in exploring, expanding excavation or attach themselves to the walls of the excavated space

Read More..